15:54 PM   -   Sunday, 16 December 2018
agen bola
agen bola sbobet

Barca Punya Senjata Mematikan

Senjata mematikan penambahan dalam artileri sang superstar klub Barcelona tidak keluar mendadak. Bagaimana Leo bisa menjelma jadi jago tembak bebas?

Chelsea mesti siaga.

Sebisa-bisanya mereka harus hindari pelanggaran di sekitaran ruang penalti waktu berkunjung ke Camp Nou bagi bertemu Barcelona di partai pemilihan sesi 16 besar Liga Champions, kelak malam.

Sepakan bebas saat ini tidak gantinya penalti untuk Lionel Messi, yang sudah memupus tabu menghadapi Chelsea lewat gol keseimbangan 1-1 dalam leg pertama di Stamford Bridge.

Kesahihan Messi bagi menyandang status untuk master perekik dipertegas dengan rekor buat gol sepak bebas di dalam tiga minggu berturut-turut pada La Liga Spanyol baru saja ini. Sesudah menggetarkan jala Girona serta Las Palmas, pemain Messi menyempurnakan “hat-trick” yang dengan membikin penjaga gawang sekelas Jan Oblak yang bertekuk lutut di dalam kemenangan klub Barcelona atas klub Atletico Madrid.

Hebatnya, tiga gol tersebut lahir dari tiga jenis eksekusi berlainan!

Senjata mematikan penambahan dalam artileri sang superstar klub Argentina tidak keluar mendadak. Pasti kemampuan natural begitu membantunya, namun kehebatan Messi dari bola yang mati adalah kulminasi dari proses

Satu diantara tanda awal potensi Messi jadi jago tembak bebas tampak lebih dari satu dasawarsa yang lalu. Pada 2005, klub Barcelona memanggungkan acara yang unjuk bakat bagi bintang-bintang belia dari La Masia.

Formatnya simpel. Semasing anak dipersilakan untuk mendemonstrasikan skill mereka sebelumnya menyebutkan ke arah camera : “Ingat namaku”.

Video ini ditutup dengan tindakan Messi, yang sudah memerankan kiprah senior satu tahun terlebih dulu. Calon megabintang yang saat itu baru berusia 18 th. itu melepas sepakan bebas spektakuler yang melesat ke sudut gawang, buat semuanya yang melihat ternganga. Ironisnya, ia belum juga terkenal jadi eksekutor ulung.

“Sampai peristiwa itu, dia tidaklah terlalu banyak ambil sepakan bebas di La Masia,” begitu ungkap Roger Giribet, bekas rekanan setim Leo di scuad junior Barca, pada Goal. “Yang umum ambil sepakan bebas yaitu Victor Vazquez yang memanglah mengagumkan, juga si kidal Juanjo Clausi, Messi hampir tidak sempat.”

Sesaat, mantan kepala La Masia yang bernama Albert Benaiges mengakui akademi tidak meletakkan latihan sepakan bebas jadi prioritas

“Itu hal yg tidak kami latih,” sekian ucap bekas pengajar Messi tersebut. “Di klub Barcelona kami umumnya kadang-kadang lakukan latihan sepakan bebas dengan sebuah pagar betis. Kami memberi sedikit anjuran, namun itu bukanlah sisi permainan yang kami latih keras.”

Giribet menyampaikan sebagian pemain muda La Masia kadang waktu menaikkan jumlah latihan sendiri pascasesi tim bagi mengasah sepakan bebas mereka, tetapi filosofi akademi pada Barca lebih mengutamakan pada pemahaman permainan dengan luas alih-alih melatih spesial skill spesifik.

Meski sekian, beberapa youngster tetaplah memperoleh input bernilai.

“Kami sempat di beri tahu bagaimana caranya meletakkan bola supaya dapat cetak gol. Seingat saya pelatih Guillermo Hoyos bekas pelatih Barcelona B yang saat ini menukangi di Universidad de Chile yang memberitahu kami mesti menyimpan bola dengan katup udara yang ada di rumput – begitu bola semakin lebih gampang turun sesudah ditendang,” urai Giribet.

Messi menyerap semuanya pelajaran di La Masia, namun ia menyempurnakan sendiri tehnik sepakan bebasnya.

“Meski langkah Messi ambil sepakan bebas saat datang ke Barca berlainan dengan saat ini, itu bukanlah suatu hal yang kami sampaikan padanya di La Masia,” papar Benaiges. “Itu feature alami kekuatannya yang dilatihnya sendiri. Pengalamannya begitu membantunya.”

Sosok yang berjasa mengangkat kekuatan bola mati ke level yang lebih tinggi tidak beda yaitu sang legenda hidup Argentina yang bernama Diego Armando Maradona. Di bulan Februari 2009, berada di Stade Velodrome, pemain Marseille, pemain Maradona yang waktu itu jadi pelatih Albicelestes mengemukakan pelajaran perlu pada Messi mengenai bagaimana caranya mengeksekusi perekik bagi memetik hasil yang dikehendaki.

Seperti dikisahkan asisten Maradona yang bernama Fernando Signorini, selesai memerankan satu session latihan, Messi tampak frustrasi serta bersiap meninggalkan lapangan sesudah berulang-kali percobaan sepakan bebasnya tidak berhasil menjumpai tujuan.

“Saya lihat Diego datang, dia merangkul bahu Messi serta menyebutkan :‘Leo kecil, Leo kecil, mari kesini. Mari kita kerjakan sekali lagi.’ Seperti seseorang guru dengan muridnya,” begitu kenang Signorini pada La Nacion.

“Ia meneruskan :‘Taruh bola disini serta dengarkan saya : janganlah sangat cepat menarik kakimu itu menjauh dari bola karna dia tidak juga akan tahu apa yang kau kehendaki.’ Dia lalu menendang bola itu dengan kaki kirinya segera kedalam gawang, buat Messi terkagum-kagum.”

Mulai sejak waktu itu Messi jadi makin ahli menembak bola melalui pagar betis. 13 th. sudah berlalu mulai sejak La Pulga mengenalkan diri dengan perekik pertama yang diliat semua dunia, namun Giribet mengingatnya seperti baru tempo hari.

“Semua pemain mesti lakukan dua atau tiga percobaan terkecuali Messi,” begitu ucapnya seraya tertawa. ”Dia hanya satu pemain yang dapat mengerjakannya segera pertama kali, dalam 30 detik dia telah usai, bahkan juga tim operator camera juga berkesan.”

Saat ini, bahkan juga eksekusi paling spektakuler meskipun tak akan mengagetkan. Itu telah umum untuk Lionel Messi.

Chelsea mesti siaga.

Komentar

*

Pemberitahuan Kepada Para Member Vivobetting , Ada perubahan Rekening Deposit BCA, Silahkan Livechat atau YM dengan CS untuk mendapatkan rek Deposit yang baru, Terima Kasih!