16:57 PM   -   Saturday, 14 December 2019
agen bola
agen bola sbobet

Cerita Tentang Tiga Orang Yang Masih Sudah Dibendung

pelatih Chelsea, Frank Lampard, menceritakan masalah tiga figur yang tetap susah dia bendung sewaktu dianya masih aktif berkarir jadi pemain. Diantaranya ialah bintang Barcelona, Lionel Messi.

Chelsea serta Barcelona, sewaktu Lampard masih bermain, cukup seringkali disandingkan di arena Liga Champions. Dalam tempo enam tahun saja, mulai tahun 2006 sampai 2012, ke-2 club raksasa Eropa itu bertemu sekitar 12 kali.

Catatan tunjukkan jika Chelsea dikit lebih baik dari klub Barcelona dalam kurun waktu itu. Frank Lampard dkk cuma menelan satu kekalahan, mendapatkan dua kemenangan, serta bekasnya tetap selesai dalam kondisi imbang.

Delapan pertemuan, sebanyak delapan kali Lampard bertemu dengan Lionel Messi. Dia jadi saksi mata bagaimana striker Argentina itu menjelma yang dari sesosok anak muda berbakat jadi satu diantara pemain paling baik di dunia.

Lampard juga dikasih peluang untuk kembali mengenang saat-saat karirnya jadi pemain dahulu waktu terlibat perbincangan dalam situs sah UEFA. Dia memaparkan tiga pemain yang tetap merepotkannya, diantaranya ialah Messi.

“Dapatkah saya memberikan anda dua jawaban? Sebetulnya ada tiga,” tutur Lampard waktu diberi pertanyaan masalah pemain yang seringkali menyusahkan dianya. “Yang pertama ialah Messi, sebab ia ialah pemain yang paling mengagumkan,” sambungnya.

“Rasa-rasanya seperti anda sedang main menantang satu orang dengan level yang berlainan dengan kami semua. Dua orang pemain yang lain yang saya ingat serig membuat saya kewalahan ialah Xavi serta [Andres] Iniesta dari klub Barcelona,” sambungnya.

“Mereka cuma mainkan bola di seputar anda, serta anda tidak dapat dekati mereka. Itu ialah bentuk sepak bola yang tidak berasa normal buat saya; berlainan dari apa pun yang sudah pernah saya mengmelawan,” imbuhnya.

Sekarang, Lampard sedang jalani karirnya jadi pelatih yang baru seumuran jagung. Seperti yang didapati, dia baru mempunyai pengalaman melatih club divisi Championship, Derby County, dari mulai tahun 2018 kemarin.

Lampard mempunyai keinginan dapat mengimplementasikan permainan serta langkah berpikir beberapa pemain Barcelona ke scuad Chelsea kepunyaannya. Dia akui tidak ingin mempunyai satu taktik jagoan saja waktu hadapi rivalnya.

“Apa yang saya kehendaki ialah satu team yang cukup luwes serta dapat menyesuaikan lewat cara kami bermain. Saya tidak ingin ketahan di satu inspirasi, visi, satu gagasan – saya ingin pemain dapat menyesuaikan, hingga bersamaan kami maju, kami dapat juga berevolusi,” imbuhnya.

“Mungkin tiap hari, tiap minggu; mungkin dengan susunannya, atau skema pikirnya. Saya ingin benar-benar terbuka akan hal tersebut, serta saya ingin beberapa pemain terbuka masalah itu,” pungkasnya.

Komentar

*

Pemberitahuan Kepada Para Member Vivobetting , Ada perubahan Rekening Deposit BCA, Silahkan Livechat atau YM dengan CS untuk mendapatkan rek Deposit yang baru, Terima Kasih!